Cuma Modal Jualan Pre-Order Sejak Sekolah, Alumnus SMK Ini Sukses Bangun Bisnis Beromset Gede Sampai Tembus Pasar Ekspor!

Kisah inspiratif alumnus SMK merintis usaha pastri sistem pre-order sejak sekolah hingga sukses menembus pasar ekspor internasional.

PUSATKARIER.COM – Sapa Murid SMK 2026 dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tidak hanya memberikan suntikan semangat, tetapi juga menghadirkan inspirasi bagi para murid baru SMK. Inspirasi tersebut datang dari berbagai sumber, salah satunya melalui kisah sukses para alumni SMK yang berkesempatan berbagi pengalaman dalam sesi Gelar Wicara Sapa Murid SMK 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan kisah perjalanan para alumni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam membangun karier serta merintis usaha mandiri sejak masih duduk di bangku sekolah kejuruan.

Salah satu narasumber yaitu Nai'in dari Konsentrasi Keahlian Tata Boga SMKN 4 Banjarmasin menceritakan latar belakang keluarganya yang sudah lama berkecimpung di sektor kuliner.

“Kebetulan orang tua punya usaha di bidang kuliner jadi sejak kecil saya sudah terbiasa berkecimpung di dunia tersebut dan mungkin itu yang membuat saya suka bidang ini. Ketika saya duduk di bangku SMK pun, saya mulai merintis usaha pastri. Sistemnya PO (pre-order) yang kemudian saya antar setiap Sabtu dan Minggu,” ujar Nai’in, dikutip dari laman Kemendikdasmen.

Proses pendidikan di sekolah memberikan ilmu baru bagi Nai'in yang kemudian diperdalam kembali saat ia mengikuti kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dunia industri kuliner.

Kisah inspiratif serupa juga dibagikan Ghea Safferina dari Konsentrasi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak SMK Telkom Malang yang sukses mengembangkan berbagai lini bisnis inovatif.

Alumni tersebut menjelaskan bahwa keaktifan mengikuti berbagai ajang kompetisi semasa sekolah sangat membantu dalam melatih kemampuan komunikasi serta meningkatkan rasa percaya diri.

“PKL adalah momen di mana saya banyak menyerap pengetahuan yang membantu saya dalam mengembangkan bisnis. Untuk berada di titik ini sangat tidak mudah. Kuncinya sejak SMK kita harus belajar dan tunjukkan kemampuan terbaik. Sekolah bukan sekadar sekolah tapi cari kegiatan yang bisa mengasah kemampuan, baik hard skills maupun soft skills. Masa sekolah adalah waktu kita untuk eksplor diri,” ujar Ghea.

Berbekal ilmu pemrograman serta pengalaman berharga dari masa pendidikan kejuruan, ia sukses membangun bisnis kafe ramah anak serta produksi mainan edukasi yang diekspor ke luar negeri.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Tatang Muttaqin menyampaikan bahwa murid institusi kejuruan memiliki peluang besar untuk bekerja, melanjutkan studi, ataupun merintis wirausaha.

“Momentum Sapa Murid SMK 2026 ini saya harapkan bisa mengantarkan murid-murid baru untuk membuka batas pemikiran akan cita-cita ke depan. Lulusan SMK tidak bisa dipandang sebelah mata karena buktinya banyak industri-industri besar, baik lokal maupun global yang mulai mencari talenta-talenta terbaik dari lulusan SMK. Lulusan SMK juga bisa membuka wirausaha. Untuk murid-murid SMK, selamat dan semangat belajar bidangnya masing-masing. Ketekunan akan mengantarkan anak-anakku sekalian mencapai cita-cita mulia di masa depan,”, ujarnya.

Proses belajar di jenjang pendidikan kejuruan tersebut membantu murid menemukan minat dan bakat sehingga para siswa mampu menggali potensi terbaiknya secara maksimal dalam berkarya.

Portal berita ini senantiasa menyajikan informasi aktual seputar perkembangan dunia karier, dunia usaha, serta berbagai peluang kerja bagi seluruh pencari kerja di tanah air secara konsisten.(*)