LKP Puspita Martha International Beauty School saat kegiatan PKK Spa Terapis di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
PUSATKARIER.COM – Lulusan Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) Spa Terapis dari LKP Puspita Martha International Beauty School bersiap melanjutkan proses penempatan kerja di luar negeri, termasuk Turki.
Salah satu peserta, Fifayu Zuhara Malelestari, mengikuti pelatihan spa terapis sebagai bekal untuk bekerja di Turki selama dua tahun. Ia juga ingin mempelajari budaya dan bahasa baru.
Selama mengikuti pelatihan, keterampilan pijat menjadi salah satu kemampuan yang menurut Fifayu paling bermanfaat untuk mendukung pekerjaannya sebagai spa terapis. Ia ingin lulus dengan kompetensi baik dan menambah keterampilan.
“Harapan saya lulus dari sini (menjadi) kompeten, dan juga bisa menambah skills saya. Kerja di sana juga salah satu mimpi saya karena yang pertama gaji di luar negeri itu cukup besar dan Saya mau belajar budaya, bahasa baru di luar negeri,” ujar Fifayu, dikutip dari laman kemendikdasmen.
Peserta lainnya, Khana Sus Nurprasetyo, merupakan lulusan SMK bidang kecantikan yang mengetahui informasi pelatihan PKK Spa Terapis di Puspita Martha melalui media sosial.
Menurut Khana, keterampilan massage atau wellness menjadi salah satu kemampuan penting karena dibutuhkan dalam dunia kerja spa dan dinilai tidak mudah digantikan teknologi. Program tersebut juga menjadi ruang pengembangan keterampilan.
Bagi Khana, mengikuti pelatihan tersebut berkaitan dengan keinginannya mengembangkan keterampilan dan bakat, sekaligus mempelajari budaya lain melalui kesempatan bekerja di luar negeri.
“Kesempatan untuk kerja di luar negeri itu untuk mengembangkan skills dan bakat saya, untuk mengembangkan keterampilan, belajar budaya lain supaya tidak stuck di sini saja. Semoga program-program seperti ini tetap terbuka luas sehingga lebih banyak peserta yang bisa belajar, bisa berlatih, dan mendapatkan pengalaman seperti yang saya dapatkan,” kata Khana.
Pelepasan alumni PKK berlangsung di LKP Puspita Martha International Beauty School, Jakarta, Kamis (17/9), dengan 2.883 alumni dari 20 LKP untuk tujuan kerja di sejumlah negara.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan pandangannya mengenai alumni lembaga kursus dan pelatihan serta SMK yang bekerja di mancanegara dalam kegiatan pelepasan tersebut.
“Alumni lembaga kursus dan pelatihan serta SMK yang kita lepas untuk bekerja ke mancanegara membawa misi untuk Indonesia, mereka adalah para pahlawan, para pejuang yang tidak hanya mereka berusaha memperbaiki kualitas hidupnya secara pribadi tapi juga membawa nama bangsa dan negara di manapun mereka bekerja,” ujarnya.
Data pelepasan mencatat tujuan Bulgaria sebanyak 1.831 orang, Jepang 692 orang, Turki 212 orang, dan Malaysia 76 orang. Para alumni bekerja di sejumlah sektor, termasuk spa dan estetika.
Direktur LKP Puspita Martha International Beauty School Wulan Maharani Tilaar menyampaikan bahwa lembaganya dipercaya menyelenggarakan PKK Platinum sejak 2021 untuk bidang kecantikan dan spa yang memiliki kompetensi tingkat internasional.(*)
