| BDTBT menggelar Pelatihan Operator Transportasi Tambang Bawah Tanah di Sawahlunto, 19 Agustus–4 September 2026. |
PUSATKARIER.COM – Balai Pendidikan dan Pelatihan Tambang Bawah Tanah (BDTBT) Sawahlunto menggelar pelatihan operator transportasi tambang bawah tanah bagi masyarakat Provinsi Sumatra Barat.
Pelatihan berlangsung di BDTBT, Sawahlunto, pada 19 Agustus hingga 4 September 2026. Kegiatan tersebut diikuti 16 peserta dari sejumlah daerah di Sumatra Barat.
Dilansir dari laman esdm, peserta berasal dari Kota Sawahlunto, Kota Padang, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Bukittinggi.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang diperlukan untuk menjalankan tugas sebagai operator transportasi tambang bawah tanah.
Materi yang diberikan mencakup konsep dasar dan pengenalan alat pertambangan yang digunakan dalam kegiatan transportasi di lingkungan tambang bawah tanah.
Tidak hanya mempelajari dasar-dasarnya, peserta juga mendapatkan pembelajaran mengenai penggunaan alat pertambangan yang berkaitan dengan kegiatan transportasi di lingkungan tambang bawah tanah.
Selain kemampuan teknis, sikap kerja menjadi bagian dari materi pelatihan. Peserta dibekali pemahaman untuk menjalankan pekerjaan secara aman, tepat, dan bertanggung jawab.
Pembelajaran yang diberikan BDTBT tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Pelatihan juga menghadirkan pengalaman belajar yang berkaitan dengan kebutuhan pekerjaan di lapangan.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya BDTBT dalam memberikan bekal keterampilan kepada masyarakat yang berkaitan dengan bidang operasional pertambangan bawah tanah.
Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan pembelajaran yang berkaitan dengan pekerjaan sebagai operator transportasi tambang bawah tanah, mulai dari pemahaman dasar hingga penggunaan alat.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama 17 hari, terhitung sejak 19 Agustus hingga 4 September 2026. Selama periode tersebut, 16 peserta mengikuti seluruh materi pelatihan di BDTBT Sawahlunto.
Pelatihan ini juga memberikan pembekalan mengenai sikap kerja yang mendukung pelaksanaan pekerjaan secara aman, tepat, dan bertanggung jawab di lingkungan tambang bawah tanah.
Dengan materi yang diberikan, peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan tugas operator transportasi tambang bawah tanah selama mengikuti pelatihan.
Kegiatan BDTBT tersebut memberikan akses pengembangan keterampilan bagi masyarakat dari berbagai daerah di Sumatra Barat melalui pelatihan yang berkaitan dengan operasional pertambangan bawah tanah.
Pelatihan ditutup setelah seluruh rangkaian kegiatan berlangsung hingga 4 September 2026, dengan peserta telah mengikuti pembelajaran mengenai operator transportasi tambang bawah tanah di BDTBT Sawahlunto.(*)