![]() |
| BPBD Kabupaten Lumajang melakukan penanganan karhutla di kawasan TNBTS, Lumajang, Kamis (6/8/2026). |
Karhutla terjadi di wilayah Desa Argosari, Kecamatan Senduro. Jarak sumber air sekitar 7 kilometer dari lokasi kebakaran, sedangkan akses menuju titik api memiliki medan yang cukup curam.
Sejak Kamis (6/8/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk memperkuat kesiapsiagaan dan pemantauan perkembangan kebakaran di kawasan TNBTS.
"Kami melakukan monitoring dan menyiapkan langkah-langkah apabila api merambat ke wilayah Lumajang," ujar Isnugroho, dikutip dari laman disnaker, pada Minggu (9/8/2026).
BPBD Lumajang mengerahkan personel secara bergantian dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memantau perkembangan api, termasuk kemungkinan perubahan arah pergerakannya menuju wilayah Lumajang.
Jarak sumber air yang mencapai sekitar 7 kilometer menjadi salah satu kendala dalam pemadaman dari darat. Selain itu, medan yang curam juga menyulitkan mobilisasi personel dan peralatan menuju titik kebakaran.
Kondisi vegetasi kering turut menjadi perhatian petugas. Banyaknya dahan dan ranting kering di sekitar lokasi dapat menjadi bahan yang mudah terbakar, terutama saat angin bertiup cukup kencang.
Perubahan arah angin juga menjadi faktor yang dipantau karena dapat memengaruhi penyebaran api. Penanganan dari darat dilakukan dengan membuat sekat api dan gepyokan menggunakan dahan atau ranting basah.
Petugas juga melakukan pemotongan pohon di sekitar jalur alternatif untuk mengurangi potensi api menyambar vegetasi lainnya. Dari udara, pemadaman dilakukan menggunakan water bombing dengan dukungan dua unit helikopter.
Pada Jumat (7/8/2026), dua helikopter melakukan water bombing dengan mengambil air dari Ranu Regulo. Upaya serupa kembali dilakukan pada Sabtu (8/8/2026) untuk mendukung penanganan kebakaran.
Penanganan melibatkan TNBTS Resort Ranupane, BPBD Kabupaten Lumajang, Babinsa Argosari, Polsek Senduro, serta Masyarakat Peduli Api dari Desa Ranupane dan Argosari. Penyebab kebakaran masih diidentifikasi, sedangkan luas area terbakar masih dihitung TNBTS.(*)
