Disnaker Probolinggo Sosialisasikan Program Padat Karya di Desa Jangkang Kecamatan Tiris


Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Probolinggo menggelar sosialisasi Program Padat Karya di Desa Jangkang Kecamatan Tiris, Selasa (12/08/2026).

PUSATKARIER.COM – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Probolinggo menggelar sosialisasi Program Padat Karya di Desa Jangkang, Kecamatan Tiris, sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan kerja bagi warga setempat sekaligus mengurangi tingkat pengangguran terbuka.

Kegiatan sosialisasi berlangsung di balai desa dengan melibatkan perangkat desa, perwakilan masyarakat, pelaku usaha mikro, serta unsur kecamatan. Materi yang disampaikan mencakup tujuan program, mekanisme pelaksanaan, dan sasaran penerima manfaat.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Probolinggo menjelaskan bahwa Program Padat Karya tidak hanya berkaitan dengan penyediaan pekerjaan sementara, tetapi juga berkaitan dengan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat desa.

"Selain membuka akses pekerjaan, program tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat. Padat karya ini untuk memperluas kesempatan kerja bagi para pengangguran, dengan memberikan pekerjaan sementara," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Probolinggo, dikutip dari laman probolinggokab.

Program Padat Karya dirancang untuk menyerap tenaga kerja lokal melalui kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung. Pelaksanaannya mengutamakan warga yang belum memiliki pekerjaan tetap dan membutuhkan tambahan penghasilan.

Selain menjelaskan mekanisme pelaksanaan program, Disnaker juga memaparkan bahwa penentuan lokasi kegiatan mempertimbangkan kondisi ketenagakerjaan dan tingkat kesejahteraan masyarakat pada masing-masing wilayah kecamatan.

Sebelum menjelaskan alasan pemilihan Kecamatan Tiris sebagai lokasi sosialisasi, Disnaker menyampaikan data tingkat pengangguran terbuka dan kondisi sosial ekonomi yang menjadi dasar penyusunan prioritas pelaksanaan Program Padat Karya tahun ini.

"Kenapa sosialisasi padat karya diarahkan ke Kecamatan Tiris, karena berdasarkan data TPT, Kecamatan Tiris menjadi salah satu wilayah dengan tingkat pengangguran cukup tinggi. Selain itu, tingkat kemiskinan juga menjadi perhatian," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Probolinggo.

Paparan data tersebut menjadi salah satu dasar pemerintah daerah dalam menentukan wilayah sasaran program. Kecamatan Tiris termasuk wilayah yang membutuhkan tambahan kegiatan yang dapat membuka peluang kerja dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Selain membahas persoalan ketenagakerjaan, sosialisasi juga memuat pemetaan potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan melalui kegiatan produktif berbasis masyarakat, termasuk usaha pengolahan hasil pertanian dan produk unggulan desa.

"Di Desa Jangkang sudah ada UMKM produksi kopi. Ini menjadi contoh potensi ekonomi masyarakat yang perlu terus dikembangkan," ujarnya.

Keberadaan usaha mikro, kecil, dan menengah di Desa Jangkang turut menjadi bagian dari pembahasan dalam sosialisasi karena sektor tersebut memiliki keterkaitan dengan penyerapan tenaga kerja dan pengembangan ekonomi lokal.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Probolinggo menginventarisasi kebutuhan tenaga kerja serta potensi kegiatan padat karya yang dapat dilaksanakan di Desa Jangkang, sehingga pelaksanaan program dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.