Bahasa Arab Jadi Kunci, Ma’had PTMA Dorong Lulusan Siap Bersaing di Era Global



PUSATKARIER.COM - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ma’had Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia digelar di Universitas Muhammadiyah Makassar pada Kamis-Jumat (18-19/9). Acara dihadiri Direktur Ma’had Al Imam Malik UMP, Muhammad Asdi Nurkholis.

Kegiatan ini dibuka Sekretaris Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, Prof Ahmad Muttaqin. Acara berlangsung di Aula Teater I GIFt lantai dua Gedung Iqra, Kampus Unismuh Makassar.

Dalam sambutannya, Sekretaris Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah menekankan pentingnya kiprah alumni Ma’had yang telah hadir di berbagai sektor kepemimpinan bangsa. Ia menyebutkan banyak lulusan berkontribusi di tingkat nasional.

“Alumni Ma’had sudah tersebar luas, bahkan ada yang menjadi Wakil Gubernur di Papua. Suatu saat, tidak mustahil jika alumni Ma’had menjadi menteri bahkan presiden,” ujar Ahmad Muttaqin, dikutip dari laman UMP, Kamis (18/10/2025).

Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abdur Rahim Nanda, dalam kesempatan tersebut mencontohkan Ma’had Al-Birr yang telah menjadi model pengembangan. Ia menyebut integrasi kurikulum membuat alumni lebih siap memasuki dunia akademik maupun profesional.

“Ma’had Al-Birr kini menjadi rujukan, alumninya turut mengharumkan Muhammadiyah di level nasional hingga internasional, apalagi saat ini ada konversi mata kuliah agar alumninya menyandang gelar sarjana” ungkap Abdur Rahim Nanda.

Sementara itu, Pendiri Asia Muslim Charity Foundation (AMCF), Syeikh Dr. Muhammad bin Muhammad Thayyib Al-Khoory, menekankan bahwa penguasaan Bahasa Arab menjadi bekal penting dalam berdakwah dan memahami syariat Islam.

“Bahasa Arab bukan hanya bahasa saya, tapi bahasa Al-Qur’an dan semua umat Islam,” ungkap Muhammad Al-Khoory dalam sambutannya.

Direktur Ma’had Al Imam Malik UMP, Muhammad Asdi Nurkholis, menambahkan harapannya agar program integrasi Bahasa Arab di Ma’had dapat berjalan lebih luas. Menurutnya, langkah ini penting untuk peningkatan kualitas mahasiswa.

“Saya tentu sangat berharap adanya Integrasi mata kuliah bahasa Arab di Mahad dengan program sarjana sebagai sebuah kebutuhan dalam peningkatan kualitas Bahasa Arab mahasiswa dan kualitas pemahaman kader dai Muhammadiyah dalam syariat sebagaimana yang telah berjalan di Ma`had Al-Birr Unismuh Makassar,” ujar Asdi.(*)